Gentengisasi nasional: Presiden Prabowo ingin Indonesia bebas atap seng

- Editorial Team

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genteng Tanah Liat (Sumber: gentengwirosari. com)

Genteng Tanah Liat (Sumber: gentengwirosari. com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerukan sebuah gerakan nasional yang ambisius bertajuk “Gentengisasi” di seluruh penjuru Indonesia. Gagasan ini disampaikan saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2). Presiden memiliki visi besar untuk mengganti penggunaan atap seng yang selama ini mendominasi rumah-rumah warga, baik di perkotaan maupun pedesaan, dengan genteng berbahan tanah liat. Selain untuk memperindah estetika pemukiman, langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan tinggal yang lebih sejuk, sehat, dan layak huni bagi masyarakat.

Dalam pandangannya, maraknya penggunaan atap seng telah menurunkan kualitas lingkungan dan kenyamanan penghuni. Prabowo menyoroti bahwa seng tidak hanya kurang menarik secara visual, tetapi juga rentan berkarat dan membuat suhu di dalam rumah menjadi lebih panas. Baginya, atap yang berkarat merupakan simbol kemunduran atau “degenerasi” yang harus segera dihilangkan. Ia menegaskan bahwa transformasi wajah Indonesia dalam dua hingga tiga tahun ke depan sangat penting, terutama untuk memberikan kesan positif bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung.

Untuk merealisasikan proyek skala besar ini, pemerintah akan menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai garda terdepan dalam proses produksi. Strateginya adalah dengan melengkapi setiap koperasi dengan pabrik genteng skala lokal, mengingat teknologi pembuatannya yang relatif terjangkau dan bahan bakunya yang melimpah. Menariknya, Presiden juga mendorong inovasi penggunaan campuran limbah industri, seperti abu batu bara, untuk menghasilkan genteng yang lebih kuat namun tetap ringan. Inovasi ini dipandang sebagai solusi ganda: menghasilkan material bangunan berkualitas sekaligus mengatasi persoalan limbah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di akhir pesannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan gerakan ini. Beliau mengajak para Bupati dan Wali Kota untuk bergerak aktif dalam mempercantik wilayah masing-masing, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Pemerintah pusat pun menjanjikan dukungan penuh, baik di tahap persiapan maupun saat pelaksanaan, demi mewujudkan impian Indonesia yang lebih indah, asri, dan terbebas dari pemandangan atap seng yang berkarat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB