MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mencopot Yan Munzir Hutagalung dari jabatannya sebagai Plh Camat Tukka pada Rabu (15/4). Keputusan ini keluar tak lama setelah Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegur keras Yan Munzir saat meninjau pembangunan tanggul dan sabo dam di area bekas banjir bandang. Kini, Yan Munzir harus meninggalkan kursinya di kecamatan dan kembali bertugas ke instansi asalnya, yaitu BKPSDM Tapteng.
Yan Munzir menanggapi santai perpindahan tugas tersebut dan menganggapnya sebagai dinamika organisasi yang lumrah. Ia menjelaskan bahwa statusnya sebagai Pelaksana Harian (Plh) selama empat bulan terakhir memang membuatnya bisa kembali ke OPD induk kapan saja. Menurutnya, posisi tersebut bersifat sementara sehingga pencopotan ini bukan hal yang luar biasa bagi seorang aparatur sipil negara.
Ketegangan antara keduanya bermula saat Bobby meninjau proyek sungai yang meluap pada bencana November 2025 silam. Dalam rekaman yang beredar, Bobby tampak geram karena menganggap Yan Munzir tidak sigap dalam mengurus wilayahnya, padahal pemerintah pusat dan provinsi telah mengucurkan anggaran besar. Bobby bahkan sempat melontarkan kalimat pedas agar pejabat tersebut tidak merasa paling bekerja, mengingat koordinasi di daerah Tukka tergolong yang paling lambat dalam merespons bantuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT












