Mahasiswi 22 Tahun Tewas di Depan Kos Depok, Sempat Muntah Darah dan Memanggil Tolong

- Editorial Team

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Tempat Kejadian Perkara

Lokasi Tempat Kejadian Perkara

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Kematian tragis menimpa seorang mahasiswi berinisial IP (22) yang ditemukan tewas di depan kosnya di kawasan Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Rabu (14/1/2026) sore. Korban sempat memanggil minta tolong sebelum akhirnya tergeletak tak bernyawa, dengan darah keluar dari mulutnya.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 16.14 WIB. Seorang saksi berinisial SN mengaku mendengar suara korban memanggil dari arah teras kos. Saat didekati, IP terlihat duduk di lantai teras dalam kondisi lemah, dengan bercak darah di mulut serta muntahan darah di lantai.

“Korban duduk di lantai teras dengan kondisi ada bercak darah di mulut korban dan muntahan darah pada lantai. Tidak berselang lama, korban langsung tergeletak sambil mengeluarkan darah dari mulut,” ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh, Rabu (14/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa menit kemudian, IP roboh dan tak lagi merespons. Warga sekitar berusaha memberikan pertolongan dan segera menghubungi aparat, namun nyawa korban tidak tertolong.

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Identifikasi (Inafis) Polres Metro Depok yang dipimpin Ipda Hendri, bersama dokter jaga UPT Cinere, tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik di tubuh maupun pada alat kelamin korban. Satu-satunya temuan adalah bercak darah di area mulut.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit,” kata Chairul.

Keterangan pihak keluarga menguatkan dugaan tersebut. Menurut paman korban, IP diketahui memiliki riwayat sakit paru-paru, yang diduga menjadi penyebab utama kematian mendadak tersebut.

Pulang dalam Peti, Bukan Wisuda

Kematian IP meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungan sekitar kos. Mahasiswi yang seharusnya menatap masa depan, justru menghembuskan napas terakhir seorang diri di teras tempat tinggalnya.

Jenazah korban selanjutnya akan dibawa pihak keluarga ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan rentannya kondisi kesehatan generasi muda, serta pentingnya deteksi dan penanganan medis yang cepat—terutama bagi mereka yang hidup jauh dari keluarga.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB