Prabowo Buka Opsi Keluar dari Board of Peace Jika Tak Sejalan RI

- Editorial Team

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenlu Sugiono (Sumber: Merdeka.com)

Kemenlu Sugiono (Sumber: Merdeka.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan posisi diplomatik Indonesia secara lugas mengenai keanggotaan dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian). Saat bertemu dengan sejumlah ormas Islam di Istana Jakarta pada Selasa (3/2), Presiden menyatakan kesiapannya untuk membawa Indonesia keluar dari lembaga internasional besutan Donald Trump tersebut. Langkah drastis ini menjadi opsi utama jika arah kebijakan dewan tersebut tidak lagi sejalan dengan prinsip nasional Indonesia. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia menjadikan perdamaian nyata di Gaza serta kedaulatan penuh Palestina sebagai parameter utama yang tidak bisa ditawar.

Kondisi Kritis Palestina dan Respon Group of New York

Sugiono menyoroti kondisi di Palestina yang kian kritis akibat serangan yang terus berlanjut. Situasi yang rapuh ini menuntut negara-negara anggota Board of Peace untuk segera merumuskan langkah-langkah teknis yang lebih mendalam. Sebagai bentuk tindakan nyata, Indonesia bersama tujuh negara Muslim terbesar lainnya dalam Group of New York telah menyepakati sebuah pernyataan bersama. Mereka mengecam keras segala bentuk kekerasan karena tindakan tersebut merusak proses perdamaian yang tengah berjalan. Indonesia juga mendesak semua pihak untuk menghormati setiap kesepakatan kolektif demi menjaga stabilitas di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen Indonesia Terhadap Kedaulatan Palestina

Dukungan terhadap sikap tegas ini juga datang dari Sekretaris Jenderal MUI, Cholil Nafis, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo tidak akan ragu mengambil sikap abstain atau absen dari berbagai agenda dewan jika muncul kebijakan yang menyimpang. Lebih jauh lagi, Presiden siap menarik diri sepenuhnya apabila lembaga bentukan Trump itu terbukti tidak efektif dalam mendukung misi perdamaian Indonesia.

Secara keseluruhan, kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mengelola konflik global dengan kepala dingin tanpa melepaskan tujuan akhir yang berkeadilan. Indonesia menuntut tanggung jawab penuh dari seluruh pihak internasional agar diplomasi tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan menjadi jembatan nyata menuju kemerdekaan Palestina yang berdaulat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB