Transparansi Tanpa Tawar: Polri Kunci Predikat Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik

- Editorial Team

Kamis, 1 Januari 2026 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLRI INFORMATIF

POLRI INFORMATIF

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Polri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi negara yang serius menempatkan transparansi sebagai fondasi kepercayaan publik. Dalam penilaian keterbukaan informasi publik tingkat nasional, Polri meraih nilai nyaris sempurna 98,90 dengan predikat Informatif, kategori tertinggi yang diberikan oleh Komisi Informasi Pusat.

Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi Polri dalam membuka akses informasi kepada publik secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Nilai tinggi ini bukan sekadar angka administratif, melainkan indikator kualitas tata kelola institusi yang semakin modern dan akuntabel.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa Polri tidak lagi memandang keterbukaan informasi sebagai kewajiban formal semata, tetapi sebagai strategi institusional untuk memperkuat legitimasi dan kepercayaan masyarakat. Di tengah tuntutan publik akan pelayanan yang cepat, jujur, dan transparan, Polri menunjukkan bahwa reformasi birokrasi bukan slogan, melainkan kerja nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan tata kelola informasi ini juga menandai pergeseran penting dalam kultur organisasi Polri—dari pendekatan tertutup menuju model pelayanan publik yang partisipatif dan responsif. Keterbukaan informasi menjadi jembatan antara institusi dan masyarakat, sekaligus instrumen kontrol publik yang sehat.

Ke depan, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan standar keterbukaan informasi sebagai bagian dari reformasi berkelanjutan. Prinsip transparansi dan akuntabilitas akan terus diperkuat di seluruh lini pelayanan, sejalan dengan semangat #PolriInformatif—sebuah pesan bahwa kepercayaan publik dibangun melalui keterbukaan, bukan sekadar penegakan kewenangan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB