Negara Bergerak Cepat: Maruarar Sirait Umumkan 2.603 Rumah Tetap untuk Korban Banjir Aceh-Sumatera

- Editorial Team

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah akan membangunkan rumah untuk Masyarakat Korban banjir dan Longsor

Pemerintah akan membangunkan rumah untuk Masyarakat Korban banjir dan Longsor

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah akhirnya tancap gas membangun 2.603 rumah hunian tetap bagi penyintas banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan, rumah yang dibangun bukan hunian sementara, melainkan tempat tinggal permanen agar warga bisa segera bangkit dan melanjutkan hidup.

“Per hari ini sudah ada kesiapan untuk membangun rumah bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebesar 2.603 unit,” kata Maruarar usai Rapat Tingkat Menteri di Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Maruarar menyatakan pembangunan akan dimulai bulan ini, dengan tetap mengedepankan kepatuhan hukum tanpa mengorbankan kecepatan penanganan bencana. Ia menegaskan, Presiden menginstruksikan agar regulasi tidak menjadi alasan negara lambat hadir di tengah rakyat yang terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami diminta bekerja benar sesuai aturan, tapi juga cepat,” tegas Maruarar, yang akrab disapa Ara.

Untuk memastikan proyek berjalan transparan dan akuntabel, Kementerian PKP langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan, mulai dari kepolisian, kejaksaan, KPK, BPK, hingga BPKP. Langkah ini diambil agar proses pembangunan tidak tersendat persoalan administratif di kemudian hari.

Soal lokasi relokasi, Ara menekankan pemerintah tidak sekadar membangun rumah secara fisik. Ia menyebut pihaknya telah mengusulkan dan memilah lokasi berdasarkan kepastian hukum lahan, keamanan dari risiko bencana, serta kelayakan sosial dan ekonomi.

“Rumah itu bukan hanya gedungnya yang dibangun, tetapi kehidupannya juga berpindah. Anak-anak harus tetap bisa sekolah, orang tua bisa bekerja, dan warga punya akses ke pasar,” ujarnya.

Menariknya, pembangunan ribuan rumah tersebut tidak menggunakan dana APBN. Ara mengungkapkan, 2.500 unit rumah didukung Yayasan Buddha Tzu Chi, sementara 103 unit lainnya berasal dari dana pribadi dirinya.

“Dananya non-APBN. Dari Yayasan Buddha Tzu Chi sebanyak 2.500 rumah, dari saya pribadi 103 rumah,” kata Ara.

Langkah ini menandai percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera, sekaligus menunjukkan kolaborasi negara, filantropi, dan inisiatif personal untuk memastikan korban bencana tidak berlama-lama hidup dalam ketidakpastian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB