Misbakhun: Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bukan Utopis

- Editorial Team

Selasa, 23 Desember 2025 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bukanlah sesuatu yang utopis. Ia meminta seluruh elemen bangsa untuk tidak kehilangan kepercayaan diri dalam mengejar target tersebut.

“Di era Orde Baru, pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah hal yang biasa. Kita perlu mengukur kembali nilai-nilai pertumbuhan jangka panjang,” ujar Misbakhun dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Ketua DPP Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Depinas SOKSI itu menekankan bahwa upaya keluar dari middle income trap menjadi kunci utama percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Meski demikian, ia mengakui tidak banyak negara yang berhasil keluar dari jebakan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya beberapa negara yang sukses, seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Tiongkok,” katanya.

Misbakhun menegaskan, pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen harus ditopang dengan kebijakan industrialisasi yang kuat. Menurutnya, sektor industri memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan dan berkelanjutan.

“Industrialisasi mampu mengangkat derajat pertumbuhan ekonomi secara signifikan,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya tetap mengedepankan sikap kehati-hatian di seluruh sektor, mengingat tingginya ketidakpastian global yang saat ini dihadapi.

“Jika dulu banyak variabel yang bersifat tetap, kini unsur ketidakpastian sangat besar dan sebagian berada di luar kendali pengambil kebijakan. Kita harus hidup berdampingan dengan ketidakpastian tersebut,” pungkas Misbakhun.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB