GP Ansor Mamuju Bagikan 2.400 Bibit Cabai Gratis untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

- Editorial Team

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ali Akbar Ahmad disela kegiatan

Ali Akbar Ahmad disela kegiatan

Dalam semangat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus merespons dinamika harga komoditas yang memicu inflasi, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamuju membagikan secara gratis 2.400 bibit cabai siap tanam kepada masyarakat. Kegiatan ini digelar di pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Barat, bertepatan dengan pelaksanaan pasar pangan murah yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Ribuan bibit cabai yang disediakan GP Ansor Mamuju ludes dalam waktu singkat, diserbu warga yang sejak pagi memadati area pasar murah. Kehadiran masyarakat begitu antusias karena memahami manfaat langsung dari menanam cabai di rumah, baik untuk konsumsi sendiri maupun sebagai alternatif tambahan penghasilan rumah tangga.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua GP Ansor Mamuju Ali Akbar Ahmad beserta jajaran kadernya, yang langsung turun tangan membagikan bibit dan memberikan edukasi teknis penanaman kepada warga. Menurut Ketua GP Ansor Mamuju, langkah ini merupakan bagian dari implementasi instruksi Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin, yang beberapa waktu lalu secara resmi meluncurkan program Patriot Ketahanan Pangan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun GP Ansor ke-90.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari komitmen GP Ansor dalam menjawab tantangan zaman, sebagaimana arahan Ketua Umum kami agar seluruh kader Ansor di Indonesia terlibat aktif dalam isu strategis ketahanan pangan. Kami ingin membuktikan bahwa gerakan kepemudaan juga bisa hadir memberikan solusi konkret untuk masyarakat,” ujar Ketua GP Ansor Mamuju disela kegiatan.

Menurutnya, cabai dipilih karena selain memiliki nilai ekonomis tinggi dan mudah dibudidayakan, komoditas ini kerap menjadi penyumbang utama inflasi akibat fluktuasi harga yang tidak stabil. Dengan mendorong masyarakat untuk menanam sendiri, GP Ansor berharap ketergantungan terhadap pasokan pasar bisa dikurangi, sekaligus mendorong lahirnya ketahanan pangan skala rumah tangga.

Lebih dari sekadar membagikan bibit, gerakan ini juga membawa misi edukatif. Para kader GP Ansor di Mamuju aktif mendampingi masyarakat untuk memahami pentingnya diversifikasi pangan, pemanfaatan lahan pekarangan, dan prinsip kemandirian dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat krisis global, perubahan iklim, maupun faktor domestik lainnya.

Pelaksanaan kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah dan masyarakat luas. Banyak warga yang mengaku terbantu, apalagi di tengah kenaikan harga bahan pokok yang belakangan ini terjadi.

Salah satu warga, Nurhayati (45), mengaku senang bisa mendapatkan bibit cabai secara gratis. “Saya baru tahu ternyata menanam cabai di pot itu mudah. Terima kasih GP Ansor, ini sangat bermanfaat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan agenda prioritas pemerintah pusat dan daerah dalam menekan inflasi serta memperkuat ekonomi masyarakat dari level terbawah. GP Ansor Mamuju berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa secara berkala, dengan memperluas jenis komoditas yang akan dibagikan serta mempererat sinergi dengan instansi terkait.

“Gerakan ini tidak akan berhenti di sini. Ini langkah awal untuk membangun kesadaran bersama bahwa pangan adalah isu strategis yang harus kita jaga bersama-sama. Kami ingin GP Ansor hadir sebagai mitra solutif bagi masyarakat dan pemerintah,” tutup Akbar sapaan akrab ketua GP Ansor Mamuju.

Dengan semangat gotong royong dan keberpihakan pada rakyat kecil, GP Ansor Mamuju melalui program Patriot Ketahanan Pangan terus membuktikan bahwa kader pemuda juga mampu menjadi bagian penting dari perubahan menuju kemandirian dan kesejahteraan bangsa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB