MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Innalillahi wa innailaihi raji’un. Duka mendalam menyelimuti masyarakat Provinsi Sulawesi Barat atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga. Orang nomor dua di Sulbar itu berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu, 31 Januari 2026, di usia pengabdiannya yang masih sangat dibutuhkan daerah.
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar luas di tengah masyarakat. Sejak Sabtu pagi, pesan berantai berisi ucapan belasungkawa membanjiri berbagai grup WhatsApp komunitas Sulawesi Barat. Ungkapan kehilangan dan doa mengalir untuk sosok yang dikenal kharismatik dan bersahaja itu.
“Innalillahi wa innailaihi raji’un telah berpulang ke Rahmatullah orang tua kita Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Barat Mayjen TNI Bapak Salim S Mengga. Mohon doa dari kita semua,” demikian kutipan pesan duka yang beredar luas di masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Masalembo.com, almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam, Makassar, Sulawesi Selatan, pada waktu subuh. Sebelumnya, Salim S Mengga diketahui sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan wafat oleh tim dokter.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa, negara, dan daerah, jenazah rencananya akan diterbangkan ke Jakarta. Pihak keluarga memastikan bahwa Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
“Iye, meninggal kasian, tadi subuh. Rencananya akan dibawa ke Kalibata untuk dimakamkan,” ujar Taswin S Al-Attas, keponakan Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Kepergian Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Sulawesi Barat. Selain dikenal sebagai tokoh militer nasional, almarhum juga merupakan figur politik yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun dan memperjuangkan kemajuan Bumi Malaqbi. Selama menjabat sebagai Wakil Gubernur, ia konsisten mendorong nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan, serta persatuan demi kesejahteraan masyarakat Sulbar.
Jejak pengabdian dan keteladanan almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan Sulawesi Barat. Doa terbaik mengiringi kepergiannya, semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
berdasarkan informasi yang didapatkan saat ini jenazah dalam perjalanan ke Jakarta dan akan dimakamkan besok pagi, Minggu, 1 Februari 2026 di Taman Makam Pahlawan Kalibata.












