MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA -Karang Baru, Aceh Tamiang — Rekaman udara memperlihatkan pemandangan memilukan di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (6/12/2025). Sebuah masjid dan sebuah pesantren tampak dipenuhi ribuan batang kayu yang menumpuk tak beraturan setelah banjir bandang mematikan menerjang kawasan tersebut.
Gumpalan material kayu—mulai dari potongan gelondongan besar hingga serpihan panjang—menutupi hampir seluruh halaman dan akses bangunan. Tumpukan itu menunjukkan dahsyatnya arus air yang membawa material dari hulu ke area pemukiman dalam waktu singkat.
Fenomena ini segera memunculkan keprihatinan publik. Di berbagai platform media sosial, warga menyebut peristiwa ini sebagai “Penampakan baru muncul! Aceh dikepung ribuan potongan kayu usai banjir,” menggambarkan betapa masif dan tak lazimnya material yang terbawa banjir.
Hingga siang ini, tim BPBD Aceh Tamiang, TNI–Polri, serta relawan masih melakukan upaya pembersihan dan pencarian kemungkinan korban terdampak. Akses menuju beberapa lokasi terpantau sulit karena tumpukan kayu menghalangi jalan dan menutup saluran air.
Pemerintah daerah menyatakan kondisi darurat dan tengah memetakan kebutuhan mendesak, termasuk evakuasi warga, penyediaan tempat pengungsian, serta penanganan akses ibadah dan pendidikan yang lumpuh akibat material kayu yang memenuhi area masjid dan pesantren tersebut.
Tim gabungan menegaskan bahwa proses pembersihan diperkirakan memakan waktu panjang mengingat volume material kayu yang sangat besar serta risiko longsoran susulan di hulu sungai.












