MATAINDONESIA.CO.ID, Majene – Pemerintah Desa Palipi Soreang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, resmi melaunching Pasar Takjil Ramadan 2026 pada Kamis (19/2/2026) pukul 16.00 WITA, bertempat di lokasi pasar takjil Desa Palipi Soreang.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid, S.H., dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa, Ketua BPD Nasrullah, Amd. Kom, beserta anggota BPD, para Kepala Dusun dan Ketua RT, Imam Masjid, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid, Babinsa, Ketua PHBI, Ketua KDMP, Ketua BUMDes, serta para pelaku UMKM peserta pasar takjil.
Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Imam Masjid, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa sekaligus peresmian kegiatan. Launching secara simbolis ditandai dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya Pasar Takjil Ramadan Desa Palipi Soreang Tahun 2026.
Dorong Perputaran Ekonomi di Dalam Desa
Dalam sambutannya, Wardin Wahid menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangkitkan ekonomi desa dan mendorong pemberdayaan UMKM, khususnya ibu-ibu rumah tangga.
“Tujuan saya adalah bagaimana kita membangun perekonomian di desa dan membangkitkan gairah ibu-ibu untuk mendapatkan penghasilan. Kita ingin menggerakkan UMKM yang ada di desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini perputaran uang di Desa Palipi Soreang belum maksimal karena sebagian besar justru keluar desa.
“Keinginan saya adalah uang itu berputar di dalam desa kita. Kalau berputar di dalam desa, maka perekonomian kita akan hidup dan bisa kita nikmati bersama,” tegasnya.
Harapan Jadi Program Permanen
Kepala Desa juga menyampaikan harapan agar pasar takjil tidak hanya berlangsung selama Ramadan, tetapi dapat berkembang menjadi pasar permanen apabila mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia turut menyinggung peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai penguat ekonomi desa, khususnya bagi ibu-ibu yang memiliki keterampilan membuat produk kuliner.
“Bukan hanya bapak yang bekerja, ibu-ibu juga bisa menghasilkan uang walaupun tidak keluar dari desa. Itu tujuan utama saya,” tambahnya.
Harapan ke Depan
Wardin Wahid berharap masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat merespons baik kegiatan ini.
“Mudah-mudahan ibu-ibu merespons dengan baik dan ke depannya pasar ini bisa lebih bagus lagi,” tutupnya.
Dengan diresmikannya Pasar Takjil Ramadan 2026, Pemerintah Desa Palipi Soreang optimistis langkah ini menjadi awal kebangkitan ekonomi lokal dan memperkuat kemandirian masyarakat desa.












